Peningkatan Keterampilan Berpidato Melalui Metode Role-Playing pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar

Authors

  • Septiana Farikhatun SD 1 Sadang
  • Santikasari SD 1 Sadang Kabupaten Kudus, Indonesia

Keywords:

keterampilan berbicara, pidato, pembelajaran bahasa, role-playing

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan berpidato pada siswa sekolah dasar, yang ditunjukkan melalui kurangnya kepercayaan diri, ketidakjelasan dalam menyampaikan gagasan, serta lemahnya kemampuan menyusun isi pidato secara runtut dan sistematis. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam berlatih komunikasi lisan. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang menitikberatkan pada keterampilan berbicara secara umum, penelitian ini memfokuskan pengembangan keterampilan berpidato secara sistematis dan performatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas VI sekolah dasar. Data diperoleh melalui observasi aktivitas pembelajaran dan penilaian unjuk kerja berpidato siswa, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif untuk melihat perkembangan kemampuan siswa secara bertahap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada setiap tahap tindakan. Pada kondisi awal, nilai rata-rata siswa tercatat sebesar 64,2 dengan tingkat ketuntasan 31,6%. Setelah pelaksanaan siklus pertama, nilai rata-rata meningkat menjadi 73,5 dengan ketuntasan 63,2%. Peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada siklus kedua, dengan nilai rata-rata mencapai 82,8 dan tingkat ketuntasan sebesar 89,5%. Selain itu, terjadi perbaikan pada aspek struktur penyampaian, penggunaan bahasa, kelancaran berbicara, ekspresi, serta kepercayaan diri siswa saat tampil. Berdasarkan hasil tersebut, metode bermain peran terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, komunikatif, dan kontekstual, sehingga efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpidato siswa sekolah dasar. Temuan penelitian mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21 dan berpotensi membentuk generasi yang percaya diri, mampu menyampaikan gagasan secara santun, serta berkontribusi positif dalam kehidupan sosial.

Downloads

Published

2026-07-04